News / Read

Dolar AS melemah tertekan data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan

Blog Single

Dolar AS melemah tertekan data ekonomi yang lebih lemah dari perkiraan

Dolar diperdagangkan lebih rendah pada perdagangan hari Jumat setelah data makro ekonomi AS yang dirilis lebih lemah dari perkiraan membuat imbal hasil obligasi pemerintahan AS tetap dibawah tekanan.

Indeks dolar AS pada perdagangan pagi hari ini tercatat turun 0,36% menjadi 96,66.

ADP dan Moody's Analytics pada minggu ini mencatatkan bahwa gaji swasta tumbuh sebesar 179.000 bulan lalu, di bawah 225.000 yang terlihat pada bulan Oktober.

Data tersebut berada di bawah perkiraan ekonom untuk 196.000, menjaga hasil Treasury 10-tahun AS dekat posisi terendah tiga bulan dan terus membebani mata uang.

The Fed diharapkan untuk dapat menaikkan suku bunga lagi pada pertemuan 18-19 Desember mendatang, namun perhatian investor sekarang telah beralih ke siklus kenaikan suku bunga untuk tahun depan, dengan banyak penskalaan kembali di tengah kekhawatiran atas perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Dolar juga melemah dipicu oleh kenaikan permintaan pada safe-haven Yen di pasar global pada beberapa sesi terakhir karena kekhawatiran perdagangan yang memicu kenaikan safe-haven.

Huawei eksekutif Meng Wanzhou ditangkap di Kanada dilaporkan atas perintah pejabat AS, meningkatkan kembali resiko pada persaingan tarif antara Amerika Serikat dan China dimana hal tersebut berpotensi memperdalam keretakan antara dua ekonomi terbesar di dunia.

Pasangan USD / JPY turun 0,58% menjadi Y112.53 sebelum akhirnya kembali naik pada pagi hari ini ke kisaran Y112.73.

Di tempat lain, USD / CAD naik 0,19% karena jatuhnya harga minyak dan komentar dovish dari Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz pada kebijakan moneter yang membebani tingkat mata uang.

Gubernur Bank of Canada Stephen Poloz menegaskan kembali pernyataan kebijakan bank sentral Kanada yang menunjukkan sedikit antusiasme untuk mempercepat laju kenaikan suku bunga.

Di lain tempat GBP / USD naik 0,42% menjadi $ 1,2776, meskipun kekhawatiran yang berkembang bahwa Parlemen Inggris tidak akan memberikan suara pada kesepakatan Brexit Perdana Menteri Theresa May, sementara itu EUR / USD naik 0,40% menjadi $ 1,1373.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: