News / Read

Minyak mentah naik terdukung sentimen positif dari tarif dagang AS-China

Blog Single

Minyak mentah naik terdukung sentimen positif dari tarif dagang AS-China

Minyak mentah memperpanjang kenaikan pada perdagangan, terdukung oleh sentimen positif yang didapat setelah pertemuan akhir pekan lalu antara AS-China yang menghasilkan penahanan persaingan tarif kedua negara.

Minyak mentah West Texas Intermediate AS ditutup naik $ 2,02, atau 4%, pada $ 52,95 per barel setelah provinsi Alberta Kanada berjanji untuk mengurangi 325.000 barel per hari, atau hampir 9% dari produksinya, mulai Januari untuk mencoba dan membalikkan penurunan harga bersejarah dalam minyak sendiri vs WTI.

Brent, patokan global untuk minyak, naik $ 2,45, atau 4,1%, pada $ 61,91. Perkiraan penyimpanan minyak mentah terbaru di pusat Cushing, Okla, untuk pengiriman WTI kembali membanjiri pasar dan memangkas keuntungan. Cushing stockpile naik 1,6 juta barel dalam seminggu hingga Jumat lalu, mencapai 40,2 juta barel.

Sementara Rusia yang bukan anggota OPEC, menjadi produsen minyak terbesar ketiga dunia setelah Arab Saudi telah menjadikan Moskow sebagai bagian dalam aksi penyeimbangan pasar global sejak 2016. Itu adalah kerja sama Rusia-Saudi yang membawa WTI kembali naik dari posisi terendah hampir $ 25 per barel pada saat itu.

Saudi juga tidak dapat mengumumkan pemangkasan output sejauh ini karena komentar persisten dari Presiden Donald Trump yang menuntut OPEC menjaga pasokan minyaknya tidak terganggu dengan harga rendah.

Laporan media sejauh ini menunjukkan bahwa OPEC sedang mengerjakan pemotongan 1,3 juta bph dari produksi Oktober sebesar 32,9 juta barel.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: