News / Read

Dolar masih melemah pada perdagangan namun menguat berbanding Sterling

Blog Single

Dolar masih melemah pada perdagangan namun menguat berbanding Sterling

Pada perdagangan sesi Asia di hari Selasa, Dolar melanjutkan pelemahannya. Greenback terus melemah sejak pembukaan perdagangan minggu ini namun menguat terhadap Sterling pada sesi sebelumnya.

Dolar yang sensitif terhadap perdagangan sedikit tertekan didukung gencatan perdagangan AS-China, sementara data ekonomi AS yang bervariasi juga menambah beban pada pada uang..

Indeks dolar AS pada perdagangan pagi hari ini tercatat turun 0,36% menjadi 96,90.

Data manufaktur ISM untuk bulan November menunjukkan peningkatan rilis pada pembacaan 59,3, mengalahkan ekspektasi untuk 57,6. Pembacaan di atas 50 dalam indeks ISM menunjukkan ekspansi di bidang manufaktur, yang menyumbang sekitar 12% dari perekonomian AS.

Pengeluaran konstruksi secara tak terduga turun 0,1%, menepis perkiraan ekonom untuk peningkatan 0,4%.

Duo laporan tersebut sedikit membantu dolar meningkatkan pemulihan karena tingkat permintaan yang mulai turun dari greenback mendukung mata uang yang sensitif dengan sentimen risiko pada pelonggaran kekhawatiran perdagangan AS-China setelah kedua belah pihak menyetujui untuk menahan tarif hingga tahun depan.

AUD / USD, sering dipandang sebagai barometer sentimen risiko serta proksi untuk risiko terkait China karena China adalah pembeli terbesar yang mendukung tingkat ekspor Australia, pasangan mata uang naik 0,73% menjadi $ 0,7358.

Di tempat lain, dolar juga tertahan oleh kenaikan euro di tengah data manufaktur zona euro yang lebih baik dari perkiraan.

Poundsterling, sementara itu berjuang untuk mengatasi kerugian terhadap greenback karena kecemasan Brexit terus membebani. GBP / USD turun 0,12% menjadi $ 1,2726.

Di lain tempat pasangan USD / JPY turun hingga 0,22% menjadi Y113.38.

USD / CAD turun 0,76% ke C $ 1,3194 karena Kanada yang menerima dorongan dari reli harga minyak setelah gencatan perdagangan AS-China.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: