News / Read

Dolar dibuka melemah pada hari Senin di tengah ketidakpastian geopolitik AS-China

Blog Single

Dolar dibuka melemah pada hari Senin di tengah ketidakpastian geopolitik AS-China

Dolar mengawali perdagangan dengan lebih rendah terhadap mata uang utama lainnya pada hari Senin, di tengah kemajuan pembicaraan tarif yang terjadi antara AS dan China yang terjadi akhir pekan lalu.

Pasar minggu ini kemungkinan akan memantau gencatan senjata dalam perang perdagangan AS-China, sambil menunggu indikasi baru tentang arah kebijakan moneter AS dan pembaruan pada data pasar tenaga kerja AS.

AS setuju untuk tidak meningkatkan tarif 10% atas impor China setara dengan nilai $ 200 milyar pada 1 Januari setelah pembicaraan antara Presiden AS Donald Trump dan mitranya dari Tiongkok Xi Jinping selama akhir pekan.

Kedua pihak akan terlibat dalam negosiasi perdagangan baru dengan tujuan mencapai kesepakatan baru dalam 90 hari. Jika tidak ada kesepakatan baru tercapai saat ini tarif 10% akan dinaikkan menjadi 25%.

Perselisihan perdagangan antara dua ekonomi terbesar dunia telah menggerogoti pasar keuangan global dan bertindak sebagai penghambat pertumbuhan global.

Ketua Federal Reserve Jerome Powell akan memberikan komentar tentang prospek ekonomi pada pertemuan dengan Kongres. Powell mengatakan suku bunga sekarang berada di bawah tingkat netral, yang pasar anggap sebagai indikasi bahwa Fed dapat memperlambat laju percepatan suku bunga.

The Fed diperkirakan akan menaikkan suku untuk keempat kalinya tahun ini pada pertemuan yang akan datang akhir bulan ini dan telah mengindikasikan bahwa mungkin menaikkan suku bunga tiga kali lagi pada 2019.

Laporan payroll non-pertanian AS untuk bulan November, yang dijadwalkan akan dipublikasikan pada hari Jumat, diperkirakan menunjukkan bahwa pertumbuhan pekerjaan melambat sementara pertumbuhan upah sedikit meningkat. Kenaikan dalam pertumbuhan upah akan membantu menggarisbawahi ekspektasi untuk kenaikan suku bunga bulan Desember.

Pasar juga akan mengamati perkembangan perdebatan kesepakatan Brexit di parlemen Inggris, yang akan menentukan arah Sterling pada mingu ini.

Dolar sebelumnya terus menguat terdukung oleh optimisme pasar dengan Indeks Dolar yang terus meningkat hingga ke kisaran 97,12.

Euro sedikit lebih tinggi terhadap Dolar AS dengan EUR / USD naik 0,27% ke 1,1339 pada akhir perdagangan. Sementara itu dilain tempat Dolar stabil terhadap Yen, dengan USD / JPY turun 0,08% menjadi 113,60.

Poundsterling sedikit lebih tinggi dari penutupan pekan lalu di tengah kelanjutnya ketidakpastian seputar resiko Brexit. Pasangan GBP/USD naik tipis hingga kisaran 1,2760.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: