News / Read

Minyak mentah menguat pada perdagangan untuk hari kedua berturut

Blog Single

Minyak mentah menguat pada perdagangan untuk hari kedua berturut

Harga minyak mentah menguat untuk dua hari berturut atau naik sekitar 1% pada perdagangan hari ini, didukung oleh kekhawatiran badai yang menuju Teluk AS yang kaya minyak dan data yang menunjukkan ekspor minyak mentah Iran turun lebih dari separuh sebelum sanksi dimulai bulan depan.

Perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Teluk menutup hampir 20% dari produksi minyak mereka ketika Badai Michael mendekati wilayah itu, di mana diperkirakan badai akan mendarat pada hari Rabu.

Menurut perkiraan oleh berbagai layanan cuaca, Badai Michael dapat memotong pasokan paling kuat dalam setidaknya satu dekade, jalur sejauh 200 mil di Florida yang merupakan salah satu produsen minyak mentah dan gas alam terbesar negara bagian.

Sementara di Iran, data oleh Refinitiv Eikon menunjukkan Iran mengekspor 1,1 juta barel per hari pada minggu pertama Oktober, turun dari setidaknya 2,5 juta bph pada April. Sumber industri yang juga melacak pengiriman Iran, mengatakan bahwa volume ekspor minyak berada di bawah 1 juta.

Sanksi AS terhadap Iran akan dimulai pada 4 November. Tapi Administrasi Trump melaporkan minggu ini akan mempertimbangkan kembali keringanan untuk beberapa pembeli minyak mentah Iran dibandingkan dengan target pemberhentian total yang ditetapkan awalnya untuk menghukum Iran atas program nuklirnya.

West Texas Intermediate (WTI) sebagai patokan AS untuk minyak mentah, ditutup naik 67 sen, atau 0,9%, pada $ 74,96 per barel di New York Mercantile Exchange.

Patokan minyak mentah global Brent, yang diperdagangkan di Bursa London denga naik $ 1,07, atau 1,3%, menjadi $ 84,98. Brent mencapai harga tertinggi di kisaran $ 86,74 minggu lalu, sementara WTI memuncak pada $ 75,20, harga termahal sejak tahun lalu.

Pasar semakin menunjukkan keraguan bahwa pasar dapat mengulang kembali level tertinggi minggu ini menjelang data persediaan minyak mentah AS pada hari Kamis yang dapat menunjukkan penurunan pada minggu ini.

Di tempat lain dalam perdagangan energi AS, bensin turun 0,6% menjadi $ 2,07 per galon, sementara minyak pemanas, yang juga merupakan proxy untuk diesel dan distilat lainnya, naik 1,1% menjadi $ 2,42. Gas alam naik 0,2% menjadi $ 3,274 per juta metrik unit termal Inggris.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: