News / Read

Poundsterling kembali melemah pada perdagangan membalik penguatan sebelumnya

Blog Single

Poundsterling kembali melemah pada perdagangan membalik penguatan sebelumnya

Sterling kembali melemah pada perdagangan hari Selasa, membalik penguatan pada hari sebelumnya setelah Inggris berencana untuk melanjutkan kompromi mengenai masalah perbatasan Irlandia sebelumnya Brexit.

Pasangan GBP / USD bergerak menurun 0,18% ke 1,3040 tidak jauh dari harga tertinggi sebelumnya di kisaran 1,3100.

Perdana Menteri Inggris Theresa May berencana membuat kesepakatan Brexit baru dengan Uni Eropa. Para pejabat negara itu melihat cara untuk mencapai kesepakatan Brexit adalah dengan menangani masalah perbatasan terlebih dahulu.

Kompromi hanya akan berlaku sebagai upaya terakhir jika kesepakatan tidak tercapai dan akan tergantung pada Inggris yang memiliki akses penuh ke Uni pabean Uni Eropa. Uni Eropa telah mengusulkan untuk mengizinkan Irlandia Utara berdagang dengan Irlandia tanpa pemeriksaan penuh, dimana hal itu telah ditolak oleh May dengan alasan bahwa itu akan dapat memecah Inggris.

Indeks dolar AS pada perdagangan hari ini terpantau turun tipis 0,05% menjadi 94,75 karena ketegangan perdagangan mereda dan investor beralih ke aset berisiko.

AS dan Kanada mencapai kesepakatan perdagangan tentang Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA) pada akhir pekan lalu, hanya beberapa jam sebelum batas waktu.

Kesepakatan itu berganti nama menjadi Perjanjian Amerika Serikat-Meksiko-Kanada dan akan memberi AS akses ke pasar komoditas Kanada dan akan membatasi ekspor otomotif Kanada ke AS.

Dolar Kanada berada pada level tertinggi empat bulan, dengan USD / CAD turun 0,76% ke 1,2812.

Di tempat lain, euro terus melemah karena pasar yang tetal waspada setelah pemerintah Italia mengumumkan defisit anggaran yang menentang Brussels. Komisi Eropa diperkirakan akan menolak rencana anggaran Italia. EUR / USD turun tipis 0,14% menjadi 1,1571.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: