News / Read

Dolar sedikit melemah tertekan karena kekhawatiran perdagangan AS-China

Blog Single

Dolar sedikit melemah tertekan karena kekhawatiran perdagangan AS-China

Dolar sedikit turun terhadap mata uang utama lainnya pada perdagangan hari Selasa, karena kekhawatiran eskalasi perdagangan antara AS dan China, sementara itu di lain tempat Pounds dan Euro yang menguat juga menekan greenback untuk melemah.

Indeks dolar AS pada perdagangan pagi hari ini terpantau turun 0,46% menjadi 94,07. Indeks semakin menjauh dari tingkat tertinggi sebelumnya yang sempat dicapai pada minggu lalu di kisaran 95.

Presiden AS Donald Trump diperkirakan akan mengumumkan tarif 10% baru pada $ 200 miliar dalam barang-barang Cina pada minggu ini, meskipun beberapa sumber mengatakan keputusan pemerintah untuk menurunkan tarif telah meredam sedikit kekhawatiran dari perang dagang besar-besaran.

Tarif 10% baru di bawah rencana sebelumnya sebesar 25%. Membuat China berjanji untuk membalas dengan tindakan balasan jika AS menindak lanjuti rencana untuk memberlakukan tarif.

Pasangan mata uang AUD / JPY, naik 0,36% menjadi 80,45, sementara USD / JPY yang sensitif terhadap risiko turun 0,07% menjadi Y111.88.

Ekonomi Australia sangat bergantung pada ekspor bahan mentah (terutama logam), sehingga sangat terpengaruh oleh kondisi ekonomi China, yang menyumbang sekitar sepertiga dari ekspor Australia setiap tahun.

Sementara Pound juga bergerak lebih kuat terhadap greenback, pasar menyambut laporan dari komentar positif pada perundingan Brexit dari Dewan Eropa. Dewan Uni Eropa melaporkan mengatakan bahwa beberapa bagian dari rancangan Brexit telah disetujui kedua pihak dan akan dilanjutkan pada pembicaraan Brexit minggu ini.

Pasangan mata uang GBP / USD naik 0,60% menjadi $ 1,3150. EUR / USD naik 0,59% menjadi $ 1,1683 di tengah data inflasi konsumen dan optimisme Italia akan memberikan anggaran dalam pedoman Eropa.

USD / CAD turun 0,08% karena investor terus berharap AS-Kanada akan mencapai kesepakatan pada kesepakatan untuk merubah Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara pada pekan ini.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: