News / Read

Emas lebih rendah pada perdagangan Rabu tertekan pergerakan Dolar AS

Blog Single

Emas lebih rendah pada perdagangan Rabu tertekan pergerakan Dolar AS

Harga emas tertekan lebih rendah pada perdagangan hari Rabu pagi, karena Dolar AS yang rebound di tengah kekhawatiran perdagangan antara AS dan China.

Emas berjangka Comex untuk pengiriman Desember turun 0,23% menjadi $ 1,197.10 per troy ounce.

Presiden AS Donald Trump mengancam untuk memberlakukan tarif pada hampir semua barang yang impor Cina, mencapai sekitar $ 467 miliar barang.

Sementara itu, China berencana untuk meminta WTO agar menjatuhkan sanksi terhadap AS, menurut agenda pertemuan WTO. Beijing akan secara resmi mengajukan permintaan pada minggu depan, sebagai respon nyata terhadap pernyataan dari Trump. Para pejabat China sebelumnya menyatakan akan membalas tarif perdagangan dari Washington.

Kekhawatiran perdagangan membantu meningkatkan dolar, karena investor merasa AS lebih diuntungkan pada persaingan dagang. Harga emas telah jatuh lebih dari 12% sejak April karena pasar lebih tertarik menahan Dolar dibandingkan emas.

Ekspektasi untuk kenaikan suku bunga Federal Reserve pada bulan September juga membantu mendorong greenback lebih tinggi.

Emas biasanya jatuh jika terjadi penguatan pada harga Dolar, karena emas sensitif terhadap pergerakan dolar. Bullion menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya ketika dolar naik dan lebih murah ketika jatuh.

Logam lainnya juga diperdagangkan lebih rendah di Comex, dengan perak berjangka turun 0,78% menjadi $ 14,070 per troy ounce. Platinum turun 0,08% menjadi $ 789,40, sementara palladium berjangka turun 0,08% menjadi $ 963,80 per ounce. Tembaga berjangka kehilangan 0,49% menjadi $ 2,615 per pon.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: