News / Read

Bursa saham Asia dibuka melemah pada hari Senin tertekan rilis data perekonomian China

Blog Single

Bursa saham Asia dibuka melemah pada hari Senin tertekan rilis data perekonomian China

Pada pembukaan perdagangan hari Senin, Bursa saham perdagangan Asia sebagian besar melemah. Para investor masih memantau rilis data ekonomi China yang dirilis pagi hari tadi.

China akan merilis PDB kuartal kedua yang mencakup data Investasi aset tetap, produksi industri dan penjualan ritel juga jatuh tempo.

Negara ini diperkirakan akan melaporkan pertumbuhan PDB Q2-nya melambat menjadi 6,7% dari 6,8% pada kuartal sebelumnya, karena ketegangan perdagangan antara China dan AS membebani sentimen.

Dalam berita lainnya, Presiden AS Donald Trump mengecilkan harapan untuk pembicaraan yang akan datang dengan pemimpin Rusia Vladimir Putin.

Komposit Shanghai dan Komponen Shenzhen turun 0,5% dan 0,3%. Sementara itu di bursa saham Hongkong, Indeks Hang Seng Hong Kong tergelincir 0,2%.

ZTE Corp (HK: 0763) naik sebanyak 9% di Hong Kong setelah AS mencabut larangan terhadap perusahaan-perusahaan Amerika yang menjual suku cadang ke produsen peralatan telekomunikasi yang berbasis di China.

Sementara itu, bursa saham Tiongkok mengumumkan bahwa skema penghubung yang menghubungkan Hong Kong tidak akan diperluas ke perusahaan dengan struktur hak suara terbebani, yang berarti bahwa investor China akan dilarang membeli saham di perusahaan tertentu termasuk Xiaomi.

Di tempat lain, S & P / ASX 200 Australia diperdagangkan 0,3% lebih rendah, dan Indeks Kospi Korea Selatan tergelincir 0,1%. Pasar di Jepang ditutup untuk liburan pada hari Senin.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: