News / Read

Dolar mengawali minggu dengan pelemahan dari perdagangan sesi sebelumnya

Blog Single

Dolar mengawali minggu dengan pelemahan dari perdagangan sesi sebelumnya

Dolar AS membuka perdagangan hari Senin dengan sedikit pelemahan hampir terhadap semua mata uang perdagangan lainnya, melanjutkan penurunan dari sesi sebelumnya setelah data ekonomi AS dirilis melemah.

Data inflasi AS minggu ini akan diawasi dengan ketat, sementara pertemuan kebijakan Bank of Canada serta laporan pertumbuhan ekonomi bulanan Inggris juga akan menjadi fokus perdagangan.

Pada hari Kamis minggu ini, data inflasi AS diperkirakan menunjukkan peningkatan tahunan 2,9% dalam indeks harga konsumen, yang dapat mendukung kasus Federal Reserve untuk laju bertahap kenaikan suku bunga tahun ini.

Dewan Komisaris AS diperkirakan akan menaikkan suku bunga seperempat poin setelah pertemuan pada minggu ini, membawa suku bunga menjadi 1,5%, namun harapan ini sedikit menurun melihat ketidakpastian yang meningkat atas kebijakan perdagangan AS menyusul data ekonomi yang melemah minggu lalu.

Pada esok hari para pelaku pasar akan memantau angka pertumbuhan bulanan Inggris yang dapat meningkatkan harapan untuk kenaikan suku bunga oleh Bank of England pada bulan Agustus.

Perkembangan perdagangan global juga akan menjadi sorotan utama setelah tarif perdagangan AS-Cina yang baru mulai berlaku pada hari Jumat lalu.

AS dan China mengenakan tarif atas impor satu sama lain, meningkatkan spat perdagangan yang banyak dikhawatirkan investor akan memukul pertumbuhan ekonomi global.

Dolar terus melemah setelah data menunjukkan bahwa sementara ini ekonomi AS menciptakan lebih banyak pengangguran dari yang diharapkan pada bulan Juni, pertumbuhan upah naik pada kecepatan yang lebih lambat dari yang diharapkan dan tingkat pengangguran berdetak lebih tinggi.

Departemen Tenaga Kerja mengatakan gaji non-pertanian meningkat sebesar 213.000 bulan lalu, sementara pertumbuhan upah tetap moderat dan tingkat pengangguran naik hingga 4% dari terendah 18 tahun 3,8% pada bulan Mei.

Angka pertumbuhan upah yang lamban sedikit melemahkan harapan untuk kenaikan suku bunga keempat oleh Federal Reserve tahun ini.

Indeks dolar AS pada perdagangan pagi hari ini turun 0,39% menjadi 93,76. Untuk sepanjang perdagangan minggu lalu, Indeks dolar turun 0,61%.

Dolar melemah terhadap safe haven yen, dengan USD / JPY kehilangan 0,17% hingga diperdagangkan pada 110,46.

Euro menguat, dengan EUR / USD naik 0,47% ke 1,1760, sementara pound juga terdorong lebih tinggi, dengan GBP / USD naik 0,48% ke 1,3290 di awal perdagangan.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: