News / Read

Harga minyak naik karena pedagang yang menunggu hasil pertemuan AS-Korea Utara

Blog Single

Harga minyak naik karena pedagang yang menunggu hasil pertemuan AS-Korea Utara

Harga minyak naik pada Selasa karena para pedagang menantikan hasil pertemuan puncak antara Presiden AS Donald Trump dan pemimpin Korea Utara Kim Jong-un di Singapura

Minyak mentah WTI Futuresuntuk Julydelivery weretrading di $ 66.21 per barel atau naik sekitar 0.17%. Minyak Brent berjangka untuk pengiriman Agustus, diperdagangkan di London, naik 0,03% pada $ 76,48 per barel.

Shanghai Crude Oil WTI Futures untuk pengiriman September turun 0,06% pada 469,90 per barel pada Selasa.

Pasar minyak kemungkinan akan sangat didorong oleh peristiwa kebijakan dan pernyataan pekan ini dari beberapa bank sentral.

Data pada minggu ini hampir semua mengenai isu perkembangan perdagangan global menyusul KTT AS dan Korea Utara dan pengumuman beberapa kebijakan dari ECB dan Fed.

Hal positif yang terjadi pada minggu ini dapat memberikan tekanan pada harga komoditas dan safe-haven dimana investor akan lebih mencari mata uang dibandingkan dengan komoditas.

Namun, pergerakan di pasar minyak kemungkinan akan tetap terbatas karena para pedagang enggan untuk mengambil posisi resiko menjelang pertemuan antara kartel produsen OPEC dan beberapa sekutunya pada 22 Juni, .

Investoe mewaspadai OPEC dapat mengurangi pembatasan produksi pada pertemuan untuk mengimbangi pasokan yang jatuh di Venezuela dan penurunan dalam ekspor minyak Iran sebagai sanksi AS.

Anggota OPEC Irak mengatakan pekan lalu bahwa peningkatan produksi belum menjadi tujuan utama karena pasar masih stabil dan harga masih bagus, hal ini mengabaikan laporan bahwa pemerintah AS telah meminta Arab Saudi dan anggota OPEC lain untuk meningkatkan produksi minyak sekitar 1 juta.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: