News / Read

Minyak mentah menguat pada hari Jumat karena penurunan tingkat produksi global

Blog Single

Minyak mentah menguat pada hari Jumat karena penurunan tingkat produksi global

Harga minyak mentah menetap lebih tinggi pada perdagangan hari Jumat, karenan penurunan ekspor dari Venezuela dan memudarnya kekhawatiran OPEC yang mengangkat sentimen produksi.

Di New York Mercantile Exchange minyak mentah berjangka untuk pengiriman Juli naik 1,9% menjadi menetap di $ 65,95 per barel, sementara di London Intercontinental Exchange, Brent naik 2,47% diperdagangkan pada $ 77,22 per barel.

Harga minyak mencatatkan pelemahan mingguan pada minggu ini sebagaimana menteri perminyakan Aljazair mengatakan OPEC akan fokus pada menyeimbangkan pasar daripada mengurangi pembatasan produksi.

Pernyataan optimis menyusul komentar serupa dari Menteri Perminyakan Irak, yang mengatakan pada minggu ini bahwa peningkatan produksi pada paruh kedua tahun ini tidak menjadi agenda untuk pertemuan 22 Oktober OPEC.

Itu membantu meredakan ketakutan investor bahwa OPEC sedang mempersiapkan untuk menaikkan batas pada kesepakatan pengurangan produksi untuk mengimbangi penurunan produksi dari Venezuela dan Iran.

OPEC dan produsen lainnya, termasuk Rusia, secara kolektif telah memangkas produksi sebesar 1,8 juta barel per hari sejak 2017 untuk menyingkirkan pasar pasokan berlebih. Kesepakatan yang dipimpin OPEC, disetujui pada November 2016, diperbarui tahun lalu hingga 2018.

Harga minyak juga didukung oleh laporan yang menunjukkan tanda-tanda masalah output Venezuela yang sedang berlangsung karena terkena sanksi perdagangan dari AS yang menurunkan tingkat pengiriman minyak.

Kenaikan harga minyak terjadi sehari setelah data menunjukkan peningkatan tak terduga dalam persediaan minyak mentah AS sebesar 2,072 juta barel karena output minyak domestik melonjak ke rekor 10,8 juta barel per hari, menurut Administrasi Informasi Energi.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: