News / Read

Technical Analysis 17 Mei 2018

Blog Single

USD/JPY (Daily Trade)

Dolar melemah dari tingkat tertinggi bulanan terhadap mata uang utama perdagangan lainnya pada sesi Asia di hari Kamis, selanjutnya investor akan memantau rilis data ekonomi AS malah hari ini.

Pada perdagangan pagi hari ini Indeks Dolar AS terpantau stabil dengan sedikit naik 0,05% menjadi 93,19. Indeks masih di perdagangkan di atas kisaran 90 yang merupakan tingkat tertinggi pada tahun ini.

Sebelumnya Indeks Dolar mencatatkan level tertingginya pada bulan ini di angka 93,52 dibantu oleh sebagian besar data ekonomi yang optimis karena produksi industri dan izin bangunan melampaui ekspektasi sementara data perumahan AS mengalami sedikit pelemahan.

Pasangan EUR / USD pulih dari penurunan tajam ke perdagangan di $ 1,1832, turun 0,29%, meskipun laporan bahwa Italia meminta Bank Sentral Eropa untuk menghapuskan nilai utang $ 294,18 miliar.

GBP / USD meningkat sekitar 0,07% pada perdagangan pagi menjadi $ 1,3562, sementara USD / CAD turun 0,49% menjadi C $ 1,2810.

USD / JPY turun 0,17% Y110.20 karena data PDB Jepang yang lebih lemah sedikit memberikan penguatan pada harga mata uang.

Departemen Perdagangan mengatakan, pembangunan rumah tangga AS turun 3,7% pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1,287 juta unit pada April, perkiraan ekonom sebelumnya perumahan AS akan mengalami penurunan sekitar 0,7%.

Menyusul juga laporan kenaikan 1,8% dalam izin bangunan untuk tingkat 1,3 47 juta unit, mengalahkan perkiraan untuk penurunan 2,3%. Di lain tempat produksi industri AS naik 0,7% pada bulan April.

Rally dolar juga di latar belakangi oleh data imbal hasil obligasi AS yang terus menguat pada tahun ini dimana mendorong ekspektasi empat kenaikan suku bunga Federal Reserve pada 2018 setelah data ekonomi AS yang relatif kuat dalam beberapa waktu terakhir.

Hasil Treasury 10-tahun AS mencapai level tertinggi hampir tahunan 3,093% pada sesi sebelumnya.

Menurut survey yang dilakukan, peluang kenaikan suku bunga keempat pada pertemuan Fed Desember naik tipis hingga 45% dari 40,8% pekan lalu.

Secara teknikal

Resistance       :   110.17  110.31  110.45       High / Low                  : 110.39 / 110.06

Support           :   110.10  110.08  109.71       Running Price             : 110.14

Comment     : Untuk intraday trade hari ini, suggest Sell dilevel 110.00, stop loss dilevel 110.50, target di level 109.00.

XAU/USD (Daily Trade)

Harga emas berjangka terpantau stabil pada sesi perdagangan Asia di hari Kamis dimana investor masih menunggu rilis data ekonomi AS untuk menentukan arah perdagangan.

Hasil positif yang dicatatkan dolar dan obligasi AS pada perdagangan memberikan tekanan pada harga emas dalam beberapa sesi sebelumnya.

Emas berjangka untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange naik $ 2,10, atau 0,17%, menjadi $ 1,192.60 per troy ounce.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka naik 0,96% menjadi $ 16,43 per troy ounce, sementara platinum futures turun 0,36% menjadi $ 894,00 per ons. Harga tembaga naik 0,62% menjadi $ 3,08.

Harga emas sedikit memulihkan kerugiannya setelah jatuh ke sesi terendah $ 1,285.70 setelah Dolar AS yang sedikit mundur dari tingkat tertingginya, sementara imbal hasil treasury 10-tahun menemui resistensi setelah mencapai level multi tahunan tertinggi.

Harga emas cenderung tetap tertekan oleh meningkatnya imbal hasil obligasi dan dolar yang lebih kuat, kata para analis, karena data positif AS baru-baru ini memperbarui harapan bahwa Federal Reserve dapat mempertimbangkan laju kenaikan suku bunga lebih cepat.

Beberapa analis mengklaim penguatan dolar dan kekuatan yield obligasi yang sedang berlangsung dapat menekan harga emas menjadi $ 1.250 pada akhir tahun.

Emas sensitif terhadap pergerakan lebih tinggi baik dalam imbal hasil obligasi dan dolar AS. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang asing sementara kenaikan suku bunga AS, mengangkat biaya peluang memegang emas karena tidak membayar bunga.

Rebound pada harga emas juga didukung oleh faktor dari ketidakpastian geopolitik baru setelah Presiden Donald Trump tampak kurang yakin mengenai apakah pertemuan yang direncanakan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan tetap berlangsung.

Pada awal pekan ini, Korea Utara membatalkan pertemuan yang direncanakan dengan Korea Selatan, mengklaim bahwa latihan militer bersama AS-Korea Selatan adalah provokasi dan persiapan untuk invasi.

Secara teknikal

Resistance       :   1294.32  1296.25  1306.98             High / Low                  : 1294.25/ 1209.95

Support           :   1291.65  1289.65  1288.35             Running Price             : 1293.05

Comment     : Untuk intraday trade hari ini, suggest Buy dilevel 1295.05, stop loss dilevel 1293.50 target di level 1297.00.

CRUDE OIL (Daily Trade)

Harga minyak melonjak sejak perdagangan sesi sebelumnya, menetap lebih tinggi karena data stok minyak AS menunjukkan penurunan lebih besar dari pekiraan yang mengimbangi kekhawatiran perlambatan pertumbuhan permintaan minyak global.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah berjangka untuk pengiriman Juni naik 18 sen menjadi US $ 71,49 per barel, sementara di Intercontinental Exchange London, Brent naik 0,80% diperdagangkan pada $ 79,06 per barel.

Persediaan minyak mentah AS turun 1,404 juta barel untuk pekan yang berakhir 11 Mei, mengalahkan ekspektasi sebelumnya untuk hasil 0,763 juta barel, menurut data dari Energy Information Administration (EIA). Ini adalah penurunan mingguan kedua berturut-turut dalam persediaan minyak mentah.

Kenaikan besar dalam pasokan minyak mentah datang karena persediaan produk turun setelah aktivitas kilang minyak AS naik 0,7% pekan lalu, melampaui ekspektasi untuk kenaikan 0,4%, menurut EIA.

Laporan persediaan yang bullish membantu untuk meredakan kekhawatiran investor tentang kemungkinan perlambatan dalam menyeimbangkan kembali pasar minyak setelah Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan harga minyak yang lebih tinggi dapat menurunkan pertumbuhan permintaan minyak.

IEA pada hari Rabu menurunkan perkiraan untuk pertumbuhan permintaan minyak global menjadi 1,4 juta barel per hari untuk 2018, dari perkiraan sebelumnya 1,5 juta barel.

Pengawas energi juga mengatakan fokus pada pasar minyak telah bergeser dari fundamental ke geopolitik setelah AS menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran. Dampak terhadap pasokan minyak mentah global atas sanksi AS yang tertunda terhadap Iran merupakan dua faktor yang dipantau ketat para investor minyak.

Sanksi AS terhadap pelanggan minyak mentah Iran diperkirakan akan dimulai pada 5 November. Tetapi beberapa negara dapat diberikan keringanan sanksi jika mereka melakukan pemotongan signifikan terhadap impor minyak Iran mereka selama enam bulan ke depan, dilansi dari Departemen Keuangan AS yang memberikan kometarnya.

Secara teknikal

Resistance       :   71.61  71.70  71.84             High / Low                  : 71.82 / 71.49

Support           :   71.61  71.17  70.92             Running Price             : 71.69

Comment     : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 70.90 stop loss dilevel 71.50 dan target dilevel 70.00.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: