News / Read

Technical Analysis 16 Mei 2018

Blog Single

USD/JPY (Daily Trade)

Dolar AS rebound ke tingkat tertinggi pada perdagangan hari Rabu terhadap mata uang utama lainnya terdukung oleh gelombang penguatan pada bagian imbal hasil obligasi dan data ekonomi yang mengarah ke peningkatan perekonomian AS.

Pada perdagangan pagi hari ini Indeks Dolar AS terpanta naik 0,43% menjadi 92,95. Greenback mencapai tingkatan tertinggi baru untuk tahun ini pada kisaran 93,35.

Departemen Perdagangan mengatakan bahwa penjualan ritel turun 0,3% bulan lalu. Itu gagal memenuhi perkiraan ekonom untuk kenaikan 0,5% tetapi penjualan ritel untuk Maret direvisi lebih tinggi menjadi 0,8%.

Pelaku pasar mengharapkan revisi untuk data penjualan ritel Maret menjadi pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi AS karena menegaskan ekspektasi bahwa kelemahan yang terlihat pada belanja konsumen kuartal pertama hanyalah bersifat sementara.

Indeks manufaktur Empire State yang dirilis oleh New York Fed pada Selasa untuk bulan Mei ini, dirilis naik mencatatkan angka 20,1 dari 15,8 pada April,

Pandangan optimis tentang pertumbuhan ekonomi mengangkat imbal hasil obligasi AS karena imbal hasil Treasury 10-tahun naik ke level tertinggi sejak 11 Juli, menambah momentum kenaikan yang berlanjut pada Dolar  AS.

Penguatan pada Dolar AS juga didukung oleh pelemahan yang terjadi pada zona Eropa dan Inggris.

Pasangan EUR / USD turun 0,57% menjadi $ 1,1829 setelah PDB Jerman gagal memenuhi perkiraan ekonom, sementara GBP / USD turun 0,32% menjadi $ 1,3506 setelah laporan pasar tenaga kerja AS yang bervariasi.

USD / JPY naik 0,66% ke Y110.32 menjelang data PDB Jepang yang akan dirilis Rabu malam.

USD / CAD naik 0,52% ke C $ 1,2873 karena harga minyak yang tertahan mendukung langkah yang lebih tinggi dalam pasangan.

Secara teknikal

Resistance       :   110.29  110.41  110.49       High / Low                  : 110.38 / 110.18

Support           :   110.21  110.09  109.33       Running Price             : 110.26

Comment     : Untuk intraday trade hari ini, suggest Sell dilevel 109.80, stop loss dilevel 109.20, target di level 110.40.

 

XAU/USD (Daily Trade)

Harga emas mencapai titik terendah pada perdagangan hari Rabu menyusul lonjakan penguatan yang terjadi pada Dolar AS karena hasil imbal obligasi dan data ekonomi yang dirilis optimis mengurangi tingkat permintaan investor akan logam mulia.

Emas berjangka untuk pengiriman Juni di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun $ 27,30 atau 2,07%, menjadi $ 1.290,90 per troy ounce.

Sebuah laporan tentang penjualan ritel menunjukan pertumbuhan ekonomi AS yang mendasar, mengirim imbal hasil obligasi untuk kembali melonjak, hal ini mendukung dolar mencapai tertinggi baru untuk tahun ini yang akhirnya menekan harga emas untuk menembus di bawah rata-rata pergerakan harian di $ 1,306.

Departemen Perdagangan mengatakan bahwa penjualan ritel turun 0,3% bulan lalu. Itu gagal memenuhi perkiraan ekonom untuk kenaikan 0,5% tetapi penjualan ritel untuk Maret direvisi lebih tinggi menjadi 0,8%.

Pelaku pasar mengharapkan revisi untuk data penjualan ritel Maret menjadi pertanda baik bagi pertumbuhan ekonomi AS karena menegaskan ekspektasi bahwa kelemahan yang terlihat pada belanja konsumen kuartal pertama hanyalah bersifak sementara.

Emas sensitif terhadap pergerakan yang lebih tinggi baik dalam imbal hasil obligasi dan dolar AS. Dolar yang lebih kuat membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang asing sementara kenaikan suku bunga AS, mengangkat biaya peluang memegang emas karena tidak membayar bunga.

Kelemahan harga emas tetap terjadi meskipun ada peningkatan ketidakpastian geopolitik di tengah meningkatnya ketegangan Timur Tengah, dan kekhawatiran baru AS dan China yang sedang berunding untuk menyelesaikan sengketa perdagangan menyusul putaran kedua pembicaraan perdagangan antara kedua negara di Washington yang berlangsung minggu ini.

Dalam perdagangan logam mulia lainnya, perak berjangka turun 2,13% menjadi $ 16,290 per troy ounce, sementara platinum futures turun 1,91% menjadi $ 897,40 per ounce. Tembaga turun 1,16% menjadi $ 3,06.

Secara teknikal

Resistance       :   1294.32  1296.25  1306.98             High / Low                  : 1294.25/ 1209.95

Support           :   1291.65  1289.65  1288.35             Running Price             : 1293.05

Comment     : Untuk intraday trade hari ini, suggest Buy dilevel 1295.05, stop loss dilevel 1293.50 target di level 1297.00.

 

CRUDE OIL (Daily Trade)

Harga minyak mentah WTI menetap lebih tinggi pada Rabu karena ekspektasi untuk pengurangan pada pasokan global menyusul sanksi AS terhadap Iran yang mengimbangi kekhawatiran atas meningkatnya output minyak mentah AS.

Di New York Mercantile Exchange minyak mentah berjangka untuk pengiriman Juni naik 35 sen menjadi menetap di $ 71,31 per barel, sementara di Intercontinental Exchange London, Brent naik 19 sen menjadi diperdagangkan pada $ 78,42 per barel.

Dalam laporan bulanan yang dirilis minggu ini, Administrasi Informasi Energi mengatakan produksi minyak mentah dari beberapa kilang minyak AS diperkirakan akan tumbuh sebesar 144.000 barel per hari pada Juni mencatatkan total keseluruhan 7,178 juta barel per hari.

Hal tersebut menambahkan kekhawatiran untuk OPEC dalam laporan bulanannya. Kartel minyak itu memperkirakan pasokan non-OPEC pada 2018 tumbuh sebesar 1,7 juta barel per hari, dengan hampir 90% berasal dari Amerika Serikat.

Namun, mengimbangi kekhawatiran adalah ekspektasi investor terhadapap isu geopolitik AS yang sedang mengenai sanksi terhadap Iran yang merupakan produsen terbesar ketiga OPEC yang diperkirakan dapat menurunkan pasokan minyak.

Amerika Serikat mengumumkan pekan lalu bahwa mereka akan menjatuhkan sanksi terhadap Iran atas program nuklirnya.

Sanksi AS terhadap produsen minyak mentah Iran diperkirakan akan dimulai pada 5 November. Tetapi beberapa negara dapat diberikan keringanan sanksi jika mereka melakukan pemotongan signifikan terhadap impor minyak Iran mereka selama enam bulan ke depan, Departemen Keuangan mengatakan pekan lalu.

Harga minyak mentah yang naik ke tertinggi tahunan terbaru juga karena didukung oleh ekspektasi untuk hasil imbang langsung kedua dalam pasokan minyak mentah AS.

Administrasi Informasi Energi (EIA) pada hari Rabu diperkirakan akan melaporkan pasokan minyak mentah turun sebesar 0,763 juta barel.

Secara teknikal

Resistance       :   71.16  71.38  71.77             High / Low                  : 71.11 / 70.89

Support           :   70.94  70.72  70.30             Running Price             : 71.04

Comment     : Untuk intraday trade hari ini suggest Sell dilevel 70.90 stop loss dilevel 71.50 dan target dilevel 70.00.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: