News / Read

Minyak mentah terus melemah pada perdagangan menjelang rilis stok AS

Blog Single

Minyak mentah terus melemah pada perdagangan menjelang rilis stok AS

Minyak mentah terus melemah pada perdagangan, mencatatkan hari ketiga penurunan berturut. Pasar menunggu rilis data stok minyak AS untuk minggu ini di tengah meredanya kekhawatiran mengenai pasokal global.

Aksi jual dalam minyak tidak menunjukkan tanda-tanda melambat untuk saat ini menyebabkan minyak mentah berjangka turun 7% untuk sepanjang bulan ini. Pasar minyak tidak bergeming meskipun OPEC tidak dapat menyeimbangkan pasar karena produksi AS yang meningkat menunjukkan kelebihan pasokan hingga tahun depan.

Dalam dua minggu terakhir kerugian minyak telah memuncak dalam penurunan harga minyak hampir 30%, mendorong Arab Saudi dan OPEC untuk merencanakan pemotongan pasokan darurat di tengah produksi minyak mentah AS pada rekor tertinggi.

Pada perdagangan hari ini minyak AS WTI menetapkan $ 4,24, atau lebih rendah 7%, pada $ 55,69 per barel, setelah tenggelam ke level terendah satu tahun $ 55,11. Pasar berjangka minyak mentah AS telah kehilangan sekitar 28% sejak mencapai harga tertinggi empat tahun hampir $ 77 pada awal Oktober.

Brent tercatat turun $ 4,65, atau 6,6%, pada $ 65,47 per barel, setelah mencapai level terendah delapan bulan di $ 66,67. Patokan minyak global yang diperdagangkan di AS telah kehilangan sekitar 25% dari harga puncak Oktober yang hampir menyentuh $ 87.

Minyak membalik rally penguatan yang terjadi pada lima bulan terakhir setelah janji pasokan ketat dari sanksi AS terhadap ekspor minyak Iran, pasar minyak berbalik melemah setelah persediaan minyak luar di Amerika Serikat dan sanksi keringanan diberikan oleh Washington kepada pembeli Minyak Iran.

OPEC, yang akan bertemu pada 6 Desember dan juga bertemu dengan produsen minyak utama Rusia setelah itu, juga diperkirakan akan mengurangi pasokan lebih lanjut di tahun baru.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: