News / Read

Minyak masih melemah pada hari Jumat karena tertekan resiko persaingan dagang AS-China

Blog Single

Minyak masih melemah pada hari Jumat karena tertekan resiko persaingan dagang AS-China

Harga minyak mentah diperdagangkan lebih lemah pada hari Jumat, melanjutkan pelemahan dari sesi sebelumnya di tengah kekhawatiran yang meningkat mengenai perang perdagangan AS-China yang terus menekan tingkat permintaan.

Di New York Mercantile Exchange, minyak mentah berjangka untuk pengiriman September turun 13 sen dan menetap di $ 66,81 per barel, sementara di Intercontinental Exchange London, Brent turun 0,19% diperdagangkan pada $ 72,16 barel.

Investor terus khawatir tentang dampak perang dagang antara AS dan China menjelang tarif China atas barang-barang AS, yang mulai berlaku 23 Agustus, yang mengancam permintaan untuk bahan bakar yang berasal dari minyak. .

Kementerian Perdagangan Tiongkok menerapkan tarif 25% pada produk AS senilai $ 16 miliar pada hari Rabu. Sebuah langkah mengejutkan dari China dimana kementerian menghapus minyak mentah AS dari daftar barang yang terkena tarif, tetapi termasuk produk minyak.

Harga minyak mencatatkan pelemahan sepanjang perdagangan minggu ini setelah sempat mengalami penurunan harian terbesar untuk bulan ini yang dicatatkan pada hari Rabu didukung data yang menunjukkan hasil yang lebih kecil dari perkiraan dalam pasokan minyak mentah AS dan meningkatnya persediaan produk.

Menurut data dari Administrasi Informasi Energi (EIA).Persediaan minyak mentah AS turun 1,351 juta barel untuk pekan yang berakhir 3 Agustus, menghapus harapan untuk penurunan 2,800 juta barel,

Pengambilan pasokan minyak mentah yang lebih kecil dari perkiraan datang karena impor naik sekitar 2,64 juta barel per hari (bpd) dan ekspor naik sebesar 5,40 juta barel per hari.

Pengamat pasar minyak kemungkinan akan beralih ke data hitungan rig Baker Hughes untuk perkiraan output AS, sebelumnya AS menunjukkan output minyak turun menjadi 10,8 juta barel per hari pekan lalu.


Share this Post:
Facebook Twitter Google+ Addthis

Related Posts: