AXA Tower lt.32

Kuningan City, Jaksel
}

Senin-Jumat 9.00 - 17.00

Sabtu Minggu libur

AXA Tower lt.32

Kuningan City, Jaksel
}

Senin-Jumat 9.00 - 17.00

Sabtu Minggu libur

Federal Reserve mungkin merupakan bank sentral paling berpengaruh di dunia. Dengan Dollar Amerika yang menjadi mayoritas transaksi mata uang dunia (kurang lebih 90%), apa yang dilakukan oleh The Fed memiliki pengaruh besar terhadap nilai dari banyak mata uang negara lain.

US Federal Reserve (The Fed)

Latar Belakang
Federal Reserve mungkin merupakan bank sentral paling berpengaruh di dunia. Dengan Dollar Amerika yang menjadi mayoritas transaksi mata uang dunia (kurang lebih 90%), apa yang dilakukan oleh The Fed memiliki pengaruh besar terhadap nilai dari banyak mata uang negara lain. Sebuah grup yang ada didalam The Fed yang menentukan tingkat suku bunga yang berlaku adalah Federal Open Market Committee (FOMC), yang terdiri dari tujuh gubernur dari Federal Reserve Board ditambah lima presiden dari 12 distrik reserve banks.

Tujuan
Stabilitas harga jangka panjang dan pertumbuhan yang berkelanjutan

Frekuensi Pertemuan
Delapan kali dalam satu tahun

Pejabat Utama
Ben Bernanke, dengan posisi Chairman of the Federal Reserve. Melanjutkan chairman sebelumnya, Alan Greenspan yang pensiun pada Januari 2006, Presiden Amerika George W. Bush menunjuk Ben Bernanke untuk mengepalai Federal Reserve dengan empat tahun pengalaman di dewan gubenur The Fed. Pandangannya berbeda dengan Alan Greenspan, dimana ia pecaya bahwa penargetan inflasi dan penambahan jumlah uang untuk menghindari deflasi. Perubahan pada orang paling berkuasa di Federal Reserve ini merupakan perubahan yang bersejarah dimana untuk pertama kalinya dalam dua dekade bahwa seorang akademisi, yang mungkin akan memberikan fokus lebih pada model matematika dan ekonometri, memimpin The Fed.

 

European Central Bank (ECB)

Latar Belakang
Bank sentral Eropa didirikan pada tahun 1999. Badan pelaksana dari ECB adalah sebuah grup yang menentukan perubahan kebijakan moneter. Badan ini terdiri dari enam anggota dari dewan eksekutif ECB, ditambah dengan gubernur dari bank sentral ke-12 negara anggotanya. Sebagai bank sentral, ECB tidak suka mengejutkan pasar. Karenanya, kapanpun ECB berencana untuk mengubah suku bunga, biasanya akan diberikan petunjuk melalui komentar di media massa.

Tujuan
Stablilitas harga dan pertumbuhan yang berlanjut. Namun, tidak seperti The Fed, ECB berjuang untuk mempertahankan pertumbuhan tahunan pada harga konsumen dibawah 2%. Sebagai ekonomi yang bergantung pada ekspor, ECB juga telah memberikan perhatian untuk mencegah menguatnya mata uang secara berlebihan karena hal ini akan memberikan dampak terhadap tingkat ekspornya.

Frekuensi Pertemuan
Dua minggu sekali, tetapi keputusan moneter biasanya dibuat pada pertemuan yang melibatkan adanya konferensi pers, dan itu terjadi sebelas kali dalam satu tahun

Pejabat Utama
Jean-Claude Trichet, dengan posisi President of the European Central bank. Sebelum menggantikan Wim Duisenberg ditahun 2003, Trichet adalah presiden dari Bank of France. Ia memiliki reputasi sebagai pihak yang memiliki tingkat kehati-hatian yang tinggi dan bankir yang jujur, walaupun banyak pihak yang mengkritiknya karena respon yang lamabt pada stagnasi dan tingginya tingkat pengangguran. Secara tipikal termasuk orang yang memiliki kebijakan agresif dan tanpa kompromi ketika keputusan berkaitan dengan inflasi. Trichet memiliki tanggung jawab yang besar dalam mengatur kebijakan moneter dari 12 negara.

 

 

 

Bank of England (BoE)

Latar Belakang
Komite kebijakan moneter dari Bank of England adalah sebuah komite yang terdiri dari sembilan anggota dengan rincian seorang gubernur, dua deputi gubernur, dua direktur eksekutif, dan empat ahli dari pihak luar. BoE, yang berada dibawah pimpinan Mervyn King, seringkali dianggap sebagai bank sentral terkefektif di dunia.

Tujuan
Untuk mempertahankan stabilitas keuangan dan moneter. Kebijakan moneter dari BoE bertujuan untuk mempertahankan stabilitas harga dan mempertahankan kepercayaan pada mata uang. Untuk mewujudkan hal ini, bank sentral memiliki target inflasi sebesar 2%. Jika harga melebihi target tersebut, bank sentral akan berusaha untuk mengurangi inflasi, sedangkan bank sentral akan berusaha untuk menaikkan iflasi jika berada dibawah 2%.

Frekuensi Pertemuan
Bulanan

Pejabat Utama
Mervyn A. King, dengan posisi Governor of Bank of England. Sebelum menduduki jabatan tersebut pada tahun 2003, King adalah profesor di London School of Economics. Sebenarnya King bergabung dengan BoE sejak 1990, dia menjadi direktur eksekutif dan chief economist pada 1991 dan dipromosikan menjadi deputy gubernur pada 1997. Kebijakan moneter dari King yang tidak terlalu ketat dan tidak terlalu bebas (lebih dikenal dengan istilah “Goldilocks” dimana sebuah ekonomi ‘not too hot, not too cold’), telah membuat ekonomi Inggris mendapatkan pertumbuhan yang berkelanjutan terpanjang dalam 200 tahun.

 

Bank of Japan (BoJ)

Latar Belakang
Komite kebijakan moneter Bank of Japan terdiri dari gubernur BoJ, dua deputi gubernur, dan enam anggota lainnya. Karena Jepang sangat bergantung pada tingkat ekspornya, BoJ memiliki perhatian aktif daripada ECB untuk mencegah penguatan berlebih dari mata uangnya. Bank sentral sering melakukan operasi pasar terbuka untuk melemahkan mata uangnya dengan menjualnya terhadap dollar Amerika dan euro. BoJ juga dikenal vokal mengenai kekhawatirannya terhadap volatilitas dan kekuatan mata uang yang berlebihan.

Tujuan
Mempertahankan kestabilan harga dan menjamin stabilitas dari sistem keuangan, yang membuat inflasi menjadi fokus utama dari bank sentral.

Frekuensi Pertemuan
Satu atau dua kali dalam sebulan

Pejabat Utama
Toshihiko Fukui, dengan posisi Governor of Bank of Japan. Seorang birokrat sejati, Fukui bergabung dengan Bank of Japan ditahun 1958 dan menduduki bermacam-macam posisi sebelum menggantikan Masaru Hayami sebagi gubernur pada 19 Maret 2003. Walaupun Fukui dikenal dengan reputasi konservatifnya, dia telah mengimplementasikan kebijakan baru dengan mengedepankan transparansi, seperti mempublikasikan pandangan ekonomi BoJ dan ditel dari isi pertemuan pembuatan kebijakan.

 

 

 

Swiss National Bank (SNB)

Latar Belakang
Swiss National Bank memiliki komite yang tediri dari tiga orang untuk menentukan kebijakan suku bunga. Tidak seperti bank sentral lainnya, SNB menentukan kisaran pergerakan suku bunga daripada sebuah target spesifik. Sama halnya seperti Jepang dan zona Eropa, Swiss juga merupakan negara yang tergantung pada ekspor, dan hal ini membuat SNB tidak akan senang jika melihat mata uangnya terlalu kuat. Karena hal tersebut, kebijakan umum konservatifnya adalah agar suku bunga tidak terus-menerus naik.

Tujuan
memastikan kestabilan harga dan disaat yang bersamaan memperhatikan pertumbuhan ekonomi.

Frekuensi Pertemuan
Per tiga bulan

Pejabat Utama
Jean-Pierre Roth, dengan posisi Chairman of Swiss National Bank. Roth telah menghabiskan sebagian besar karirnya bersama SNB, dimulai pada tahun 1979. Ia mengambil tampuk pimpinan SNB pada tahun 2001. Roth juga merupakan anggota dewan direktur dari Bank for International Settlement dan gubernur dari International Menetary Fund untuk Swiss.

 

Bank of Canada (BoC)

Latar Belakang
Keputusan kebijakan moneter didalam Bank of Canada ditentukan dengan voting konsesus oleh Badan Gubernur, yang terdiri dari gubernur Bank of Canada, deputi senior gubernur, dan empat deputi gubernur.

Tujuan
Mempertahankan integritas dan nilai dari mata uang. BoC memiliki target inflasi sebesar 1-3%, dan telah melakukan tugas dengan baik dalam menjadi inflasi pada kisaran tersebut sejak 1998.

Frekuensi Pertemuan
Delapan kali dalam setahun

Pejabat Utama
David Dodge, dengan posisi governor of Bank of Canada. Lulusan Princeton ini memiliki beberapa jenis pekerjaan sebelumnya dan mengajar di beberapa universitas di Amerika dan Kanada sebelum menduduki jabatan gubernur BoC ditahun 2001. Dia dikenal karena kejujuran dan keterbukaannya terhadap apa yang ia percaya, dan juga banyak dipuji karena berhasil menyeimbangkan inflasi dengan apresiasi mata uang. Mark Carney akan menggantikan posisi Dodge pada Februari 2008.

 

 

 

Reserve Bank of Australia (RBA)

Latar Belakang
Komite kebijakan moneter Reserve Bank of America terdiri dari gubrnur bank sentral, deputi gubernur, sekretaris treasuri, dan enam anggota independen yang ditunjuk oleh pemerintah.

Tujuan
Memastikan kestabilan mata uang, menjaga tingkat pengangguran, dan kesejahteraan ekonomi dari masyarakat Australia. RBA memiliki targer inflasi sebesar 2-3% per tahun.

Frekuensi Pertemuan
Sebelas kali dalam setahun, biasanya pada Selasa pertama tiap bulan (dengan pengecualian pada bulan Januari).

Pejabat Utama
Glenn Stevens, dengan posisi governor of the Reserve Bank of Australia. Stevens telah bersama dengan RBA sejak 1980. Sebelum menggantikan Ian Macfarlane, Stevens memiliki bermacam-macam posisi di RBA, dari kepala Departemen Analisa Ekonomi sampai deputi gubernur pada Desember 2001. Sama dengan pendahulunya, ia memperhatikan dengan seksama tingkat inflasi, yang akan menjadi tantangan tersendiri dengan ekonomi Australia yang terus tumbuh pesat.

 

Reserve Bank of New Zealand (RBNZ)

Latar Belakang
Tidak seperti bank sentral lainnya, pembuatan keputusan kebijakan moneter berada ditangan gubernur bank sentral.

Tujuan
Untuk mempertahankan stabilitas harga dan menghindari ketidakstabilan produksi, suku bungan, dan nilai tukar. RBNZ memiliki target inflasi sebesar 1.5%. Fokus utama berada pada target tersebut, karena kegagalan dalam memunuhi target tersebut dapat membuat gubernur RBNZ digantikan.

Frekuensi Pertemuan
Delapan kali dalam setahun

Pejabat Utama
Alan Bollard, dengan posisi governor of Reserve Bank of New Zealand. Sebelum penunjukkannya sebagai gubernur RBNZ pada September 2002, Bollard memiliki posisi sebagai skretaris treasuri, kepala Komisi Perdagangan New Zealand dan direktur Institut Riset Ekonomi New Zealand. Dikenal sebagai pembuat kebijakan tanpa kompromi mengenai inflasi, Bollard telah berhasil membuang defisit neraca berjalan dan menaikkan suku bunga New Zealand ke level tertinggi di 8.25%.